Sekilas Tentang Alam Indonesia

Sekilas Tentang Iklim di Indonesia
Category Blog | Last updated: 22 October 2013

Indonesia adalah sebuah negara yang berada di kawasan Asia Tenggara, yang diapit oleh 2 benua, yaitu Benua Australia dan Benua Asia. Secara geografis, Indonesia terletak di 6° LU-11°08′ LS dan 95°-141°45′ BT. Wilayah Indonesia merupakan wilayah Kepulauan, dimana 2/3 bagian wilayahnya adalah lautan. Dengan jumlah pulau sekitar 18.000 pulau, Negara Indonesia merupakan Negara Kepulauan yang terbesar di dunia. Dari sekian banyak pulau, ada 5 pulau terbesar di Indonesia, yaitu Pulau Kalimantan, Pulau Papua, Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi dan Pulau Jawa. Berikut sekilas penjelasan mengenai alam Indonesia:

Iklim

Indonesia merupakan salah satu negara yang dilewati Garis Lintang 0°, atau yang dikenal dengan nama khatulistiwa. Oleh karena itu, Indonesia termasuk dalam wilayah yang beriklim tropis. Seperti halnya semua wilayah iklim tropis, Indonesia hanya memiliki 2 musim saja, dengan lama rata-rata 6 bulan tiap musimnya.

Musim Kemarau pada umumnya berlangsung sekitar bulan Mei-Oktober. Pada musim ini suhu udara cenderung cukup panas, yaitu sekitar 28°-34°C pada siang hari. Sedangkan pada malam hari, suhu udara akan turun sekitar 21°-25°C. Hujan juga jarang terjadi di musim ini. Sehingga pada umumnya daratan Indonesia mengalami kekeringan.

Sedangkan Musim Penghujan/ Musim Hujan berlangsung sekitar bulan November-April. Curah hujan sangat tinggi pada musim ini. Sehingga suhu udara relatif lebih dingin, sekitar 24°-28°C pada siang hari. Akan tetapi pada malam hari suhu udara sedikit lebih hangat dibanding Musim Kemarau, yaitu sekitar 23°-26°C.

Kedua musim ini berlangsung di sebagian besar wilayah Indonesia. Akan tetapi, untuk beberapa wilayah di bagian Timur dan sekitar Timur-Laut, ada satu musim peralihan yaitu Musim Pancaroba. Musim Pancaroba berlangsung sekitar 1 bulan pada bulan peralihan 2 musim diatas, yaitu sekitar bulan April-Mei dan bulan Oktober-November. Pada musim ini Curah Hujan dan suhu udara menjadi tidak menentu. Begitu pula dengan kecepatan dan arus angin, serta pergerakan awan. Perbedaan suhu yang drastis juga sering terjadi pada musim ini.

Alam

Berada di sekitar wilayah khatulistiwa, Indonesia memiliki alam yang cukup unik. Hutan Hujan Tropis menutupi sebagian besar daratan Indonesia. Menjadikan Indonesia mendapat julukan ‘Jamrud Khatulistiwa’. Hutan Indonesia adalah Hutan Hujan Tropis terbesar kedua di dunia setelah Amazon, Brasil, yaitu sekitar 10% hutan tropis dunia.

Hutan Hujan Tropis Indonesia juga merupakan biodiversitas terbesar kedua di dunia. Pepohonannya yang rimbun dan lebat melindungi beraneka ragam spesies Flora dan Fauna. Beberapa diantaranya adalah spesies endemik, yang tidak ditemukan di hutan manapun. Misalnya Bunga Rafflesia arnoldi, Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum), Kantong Semar (Nepenthes), Tarsius tumpara, Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis), Kelinci Sumatra (Nesolagus netshceri), dan masih banyak lagi.

Jika Anda penasaran seberapa banyak kekayaan hutan Indonesia, berikut adalah beberapa kekayaan yang dimiliki oleh Hutan Hujan Tropis Indonesia:

  • Tumbuhan Berbunga, terbanyak ketujuh di dunia, yaitu 10% dari populasi tumbuhan berbunga di dunia atau 28.000 spesies. 2500 spesies diantaranya dari jenis Anggrek.
  • Kupu-kupu Swalow Tail (kupu-kupu raksasa), terbanyak didunia. Dengan 121 spesies, 53 spesies diantaranya adalah spesies endemik.
  • Burung, terbanyak didunia. Dengan 17% dari populasi burung di dunia atau 1519 spesies. 425 spesies diantaranya adalah spesies endemik.
  • Reptil, terbanyak ketiga di dunia. Dengan 600 spesies.

Cukup mengagumkan, bukan? Di Indonesia, Anda bisa menemui spesies-spesies yang belum pernah Anda lihat sebelumnya.

Kekayaan hayati laut Indonesia juga tidak kalah mengagumkan. Berbagai jenis hewan laut dan terumbu karang juga menempati daftar kekayaan laut dunia. Oleh karena itu, beberapa Taman Nasional Laut Indonesia dilindungi oleh beberapa badan konservasi alam dunia termasuk PBB. Di Papua, Kepulauan Maluku dan Sulawesi, anda bisa mengunjungi banyak Taman Laut yang mengagumkan, misalnya Kepulauan Rajah Ampat dan Taman Nasional Laut Bunaken. Rajah Ampat merupakan taman laut yang memiliki biota laut terkaya di dunia.

Geografis

Kondisi geografis Indonesia secar umum dipengaruhi oleh 2 faktor. Yang pertama, Indonesia berada di pertemuan 2 lempeng besar bumi, yaitu Lempeng Eurasia dan Lempeng Autralia. Dan yang kedua, wilayah Indonesia dilewati oleh 2 jalur pegunungan api, yaitu Sirkum Pasifik dan Sirkum Mediterania. Kedua faktor ini memberikan pengaruh yang cukup besar bagi keadaan geografis di Indonesia.

Di Indonesia terdapat banyak sekali gunung, menjadikan daratan Indonesia berupa pegunungan dan lembah. Ada beberapa gunung yang merupakan gunung berari dan masih aktif sampai sekarang. Selebihnya adalah pegunungan atau gunung yang tidak aktif. Gunung tertinggi di Indonesia berada di Pulau Papua, yaitu Jaya Wijaya (4884 mdpl). Satu-satunya lokasi di Indonesia yang tertutup salju hanya berada di puncak gunung ini. Sedangkan daratan Indonesia yang berupa lembah pada umumnya berupa tanah subur. Karena sering terjadi gempa dan letusan gunung api yang membawa banyak mineral.

Pada sebagian daratan Indonesia juga berupa batuan kars. Biasanya bisa ditemui di pesisir pantai, juga di wilayah yang berupa kepulauan seperti Kepulauan Maluku, Sulawesi, sebagian wilayah Papua, dan Kepulauan Nusa Tenggara.

Pola yang sama juga dialami oleh perairan Indonesia, terutama pada wilayah perairan dangkal. Di beberapa perairan Indonesia memiliki biota laut yang sangat beragam dan subur. Hal ini juga merupakan dampak dari 2 faktor diatas. Pada sebagian besar perairan dangkal Indonesia, menjadi tempat penelitian dan konservasi kekayaan laut. Anda juga bisa menikmatinya di sekitar Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan sekitar Pulau Papua.

Kedua faktor diatas juga membuat wilayah Indonesia kaya akan mineral tambang. Seperti emas, perak, biji besi, nikel, tembaga, intan, dan minyak bumi.

News Categories

Latest Travel News & Blog

Join With Us!