Kondisi Wisata Karimunjawa

karimunjawa
Category Travel News | Last updated: 29 March 2014

Artikel ini adalah pelengkap dari Amazindo Goes to Karimunjawa. Klik di sini untuk membaca mengenai acara ini.

Karimunjawa pada dasarnya adalah sebuah kepulauan terpencil yang berada di Laut Jawa. Kepulauan ini terletak pada koordinat latitude longitude -5.8296484,110.4526377. Kepulauan Karimunjawa terdiri dari 27 pulau-pulau kecil yang tersebar mengelilingi sebuah pulau terbesarnya (biasa disebut pulau Utama, atau pulau Karimun Jawa).

Sejak 2001, Karimunjawa ditetapkan oleh pemerintah sebagai Taman Nasional. Kepulauan yang dihuni oleh 8.000 jiwa ini adalah rumah bagi terumbu karang, hutan bakau, hutan pantai, serta sekitar 400 spesies fauna laut, yang di antaranya adalah 242 jenis ikan hias. Beberapa fauna langka yang berhabitat disini adalah Elang Laut Dada Putih, penyu sisik, dan penyu hijau. Tumbuhan yang menjadi ciri khasnya adalah dewadaru (Crystocalyx macrophyla). Ombak di Karimunjawa tergolong rendah dan jinak, dibatasi oleh pantai yang berpasir putih halus.

 

 

Sebelum tahun 2000, kepulauan ini jarang disebut-sebut, dan biasanya hanya dikunjungi sebagai private-tour bagi turis-turis kaya dari mancanegara. Ketika Indonesia mulai memasuki era komunikasi, keelokan Karimunjawa tidak mungkin disembunyikan lagi. Perlahan namun pasti, keindahan alam Karimunjawa mulai sering muncul di berbagai media elektronik dan internet. Karimunjawa mulai menjadi tujuan favorit dan memiliki tempat tersendiri bagi penggemar wisata dan para petualang.

463694_10200139921284089_531080502_oPetualang? Yup! Jika Anda membayangkan bahwa berwisata ke Karimunjawa adalah mirip dengan berwisata ke Bali, Anda salah. Kepulauan ini masih sangat sepi jika dibanding Bali. Anda akan sulit menjumpai resort-resort mewah di mana Anda bisa santai meneguk limun dan menikmati steak bumbu Eropa sembari melihat matahari terbenam. Fasilitas di Karimunjawa masih sangat minim, bahkan ATM pun hanya ada di pulau utama saja (BNI). Listrik pun masih terbatas, hanya ada di pulau Utama dan hanya menyala mulai jam 5 sore hingga jam 8 pagi (kecuali pada beberapa hotel yang memang sudah dilengkapi generator). Sinyal HP pun masih byar-pet. Setahu kami, hanya Telkomsel yang masih nyambung, itu pun hanya di pulau Utama. Anda juga tidak akan bertemu dengan mall bertingkat, toko-toko penjual souvenir, maupun pedagang acung. Diskotik dan hiburan malam? Sementara Anda harus melupakannya.

965864_10200140023046633_495312581_oDengan fasilitas seminim itu, apakah membuat Karimunjawa akan kehilangan daya tariknya? Tidak! Hal inilah yang justru membuat Karimunjawa terkenal. Alamnya masih terjaga, terumbu karangnya masih elok, ikan-ikannya masih berwarna, pasirnya masih putih tanpa sampah, masih sunyi, privat, alami, tidak ada turis berjubel, tanpa polusi serta limbah hotel, dan penduduknya masih ramah. Keelokan Karimunjawa seperti seorang gadis perawan ayu yang membuat siapapun takjub memandangnya.

Memang, seiring waktu, cepat atau lambat resort-resort mewah akan mulai bermunculan di Karimunjawa. Dan, semoga saja, kelak kepulauan ini tetap terjaga keasriannya. Jika Anda ingin menikmati keaslian Karimunjawa, maka sekaranglah saat yang paling tepat. Join with us!

Apa yang harus dibawa saat berpetualang ke Karimunjawa bersama Tim Amazindo?

  • Baju ganti dan baju dalam yang cukup, untuk 3 hari 2 malam. Mungkin Anda akan membutuhkan lebih banyak baju karena Anda akan bertemu air setiap hari.
  • Baju renang, jika Anda berjilbab, Anda bisa membawa baju renang muslim yang sudah tersedia banyak di pasaran.
  • Baterai cadangan atau power-bank untuk handphone / kamera. Ingat, ketersediaan listrik di Karimunjawa sangat terbatas, Anda akan sangat membutuhkan peralatan ini.
  • 705267_10200139946684724_121703873_oUang cash yang cukup. Walau tidak banyak pengeluaran (karena tidak banyak toko di Karimunjawa), tetapi pastikan Anda tetap membawa uang cash yang cukup. Hanya ada 1 ATM BNI di Karimunjawa, itu pun hanya di pulau Utama.
  • Sunblock, untuk menghindari sengatan matahari, dan obat-obatan pribadi (tentunya), seperti minyak kayu putih, balsem, obat anti mabuk, anti alergi, atau obat pereda rasa sakit.
  • Snack dan minuman ringan, terutama jika Anda suka ngemil, sering lapar, atau penderita maag. Memang, panitia sudah menyiapkan makan 3 kali sehari, beberapa diantaranya adalah acara ‘makan besar’. Tetapi, kami tentunya tidak bisa meramal jam lapar Anda. Belum ada Circle-K atau McD yang buka 24 jam di sini. Ingat, jangan buang bungkusnya sembarangan, terutama di laut.
  • Jika Anda merokok, pastikan membawa cukup rokok saat di Karimunjawa  >.<  . Di sini tidak banyak terdapat warung rokok. Kalau pun ada, rokok kesukaan Anda belum tentu tersedia. Ingat, pastikan tetap menjaga kebersihan. Jangan membuang puntung rokok sembarangan, apalagi di pantai.
  • Jika ada, bawalah kamera tipe petualang yang tahan banting dan bisa untuk memotret di dalam air. Seperti, Pentax WG-II (recommended!), Sony TX30, Canon PowerShot D20, atau Fuji FinePix XP60. Panitia memang sudah menyediakan beberapa kamera SLR yang dilengkapi underwater-chase, tetapi akan lebih baik jika Anda memiliki sarana dokumentasi pribadi.
  • Jika Anda hobi memancing, Anda bisa membawa perlengkapan memancing. Hanya saja pastikan perlengkapan pancing Anda sudah sesuai dengan standar memancing di laut (ikan laut jauh lebih besar, lebih berat, dan lebih ‘bertenaga’ dari pada ikan air tawar).
  • Persiapan fisik. Pastikan kondisi Anda dalam keadaan yang prima saat berpetualang di Karimunjawa. Panitia memang sudah mengatur acara sedemikian rupa agar Anda tidak terlalu capek, tetapi kondisi fisik Anda yang tetap menjadi modal utama.

Apa yang tidak boleh dibawa?

  • Minuman keras dan obat-obatan terlarang (tentunya).
  • Senjata tajam atau peralatan yang dikhawatirkan bisa meledak.

Apa yang harus diperhatikan?

  •  Jagalah kesopanan, baik dalam berpakaian, bertutur kata, maupun bertingkah laku. Karimunjawa mayoritas dihuni oleh suku Jawa dan Bugis yang sangat memperhatikan norma bertingkah laku. Bukannya tidak mungkin Anda akan bermasalah dengan penduduk lokal jika Anda dinilai tidak sopan.
  • Jangan membuang sampah sembarangan. Penduduk dan pemerintah lokal sangat menjaga keasrian alam dan laut Karimunjawa, buanglah sampah pada tempatnya sebelum Anda menemui masalah.
  • Jangan merusak atau mengambil terumbu karang atau satwa dilindungi, baik dari laut maupun daratan Karimunjawa. Anda akan langsung berhadapan dengan hukum jika melakukannya.
  • Jaga kondisi fisik. Anda harus tahu kapan sebaiknya berhenti dari aktivitas lalu beristirahat sebentar. Pantai dan lautan Karimunjawa memang sangat indah dan jernih, hal ini kadang membuat beberapa orang ‘lupa diri’, berlari-lari ke sana ke mari, snorkeling tanpa istirahat, atau berenang tanpa kenal waktu. Ingat, masih banyak pekerjaan lain yang masih harus Anda lakukan sepulang dari Karimunjawa.

Demikian sedikit uraian berdasar pengalaman kami saat berwisata di Karimunjawa beberapa waktu lalu 🙂 . Jika ada pertanyaan, silahkan kirim melalui halaman Kontak website ini.

 

Baca Juga:

News Categories

Latest Travel News & Blog

Join With Us!