Berkomunikasi Dengan Masyarakat di Indonesia

Berjabat tangan merupakan budaya Indonesia
Category Blog | Last updated: 22 October 2013

Masyarakat Indonesia terkenal ramah dan murah senyum. Kepada orang tak dikenal sekalipun, mereka akan melontarkan senyum dan keramahan. Selain itu, sebenarnya masyarakat Indonesia juga senang sekali berbincang-bincang. Namun tentu saja tidak semua orang seperti demikian. Beberapa tidak begitu ramah dan peduli akan kehadiran Anda.

Pada saat mengunjungi Indonesia, tidak mungkin bagi Anda untuk tidak berinteraksi dengan penduduk Indonesia. Mungkin saat menawar harga barang, sekedar menanyakan arah, atau menanyakan informasi. Berikut beberapa tips yang mungkin akan membantu Anda saat berinteraksi dengan masyarakat di Indonesia:

Senyum

Masyarakat Indonesia pada umumnya senang tersenyum. Di sisi lain, senyum adalah cara yang paling umum untuk tahap awal berinteraksi. Ketika Anda membutuhkan sesuatu, apapun itu, dari orang Indonesia, tersenyumlah sebelum Anda menyapa dan menyampaikan maksud Anda. Tatap matanya dan tersenyumlah, selagi Anda menghampiri orang itu.

Pastikan selama Anda menyampaikan apa yang Anda inginkan, Anda tetap tersenyum. Hal ini juga akan mencairkan suasana pembicaraan, karena tidak semua orang Indonesia paham dengan kebiasaan mengobrol Anda.

Setelah menyampaikan maksud, berikan senyum saat menutup pembicaraan. Sehingga Anda akan meningkalkan kesan positif pada orang tersebut. Barangkali suatu hari Anda akan membutuhkan bantuan dari orang itu, Anda akan mendapatkannya sedikit lebih mudah.

Salam

Beberapa kebiasaan interaksi masyarakat Indonesia memang sedikit aneh. Orang Indonesia sering memakai ‘Salam’ dalam interaksi mereka dengan orang lain, pun dengan teman sendiri. ‘Salam’ merupakan sapaan untuk membuat suasana interaksi menjadi akrab dan hangat. Dalam kondisi ini, kedua pihak bisa dengan mudah saling menghargai.

Berikut beberapa jenis salam ketika orang Indonesia berinteraksi :

  • Sapaan awal. Sapaan awal digunakan pada waktu-waktu awal dalam setiap perjumpaan, entah Anda sering bertemu dengan orang itu atau khususnya pada saat Anda bertemu baru pertama kalinya. Sapaan ini berupa verbal, yaitu ucapan salam, seperti ‘Halo’ (Hello), ’Selamat pagi’ (Good morning) ditambah ‘Apa kabar?’ (How your doing?), berupa tanda, yaitu lambaian tangan, senyuman, dan jabat tangan.
  • Sapaan akhir, atau salam perpisahan. Salam ini digunakan pada akhir pembicaraan. Bentuknya sama dengan Sapaan awal, hanya saja tanpa ‘Halo’ dan ‘Apa kabar’. Bisa diganti dengan ‘Sampai jumpa lagi’ (See you next or So long).

Perhatian

Dalam berinteraksi atau pembicaraan, orang Indonesia suka jika diperhatikan. Jika Anda memiliki cukup waktu untuk mengobrol lebih lama, berikan perhatian pada orang yang Anda ajak mengobrol. Perhatian ini akan berefek seperti senyum, hanya saja efeknya lebih dalam. Perhatian itu dapat berupa:

  • Menanyakan identitas tambahan orang tersebut, seperti lokasi rumah, pekerjaan, sudah menikah atau belum, berapa jumlah anak, berapa umur anak, dan lain sebaganya.
  • Menanyakan lebih detail hal-hal tentang dirinya. Dalam poin ini, tidak masalah bagi orang Indonesia untuk mengungkapkan hal-hal yang lebih detail, bahkan pada hal-hal yang bersifat pribadi. Meskipun Anda baru bertemu 3 atau 4 kali. Hal ini juga merupakan bentuk perhatian, bahkan perhatian yang lebih. Namun tentu saja, pastikan Anda meningkatkan perhatian secara perlahan sebelum melakukan poin ini. Bisa dilakukan dengan melakukan poin sebelumnya (di atas).

Perhatian ini membutuhkan kemampuan Anda dalam menentukan alur pembicaraan, mencari bahan-bahan Perhatian (seperti poin-poin di atas), feedback ekspresi yang sesuai namun tidak berlebihan, serta feedback verbal. Dengan melakukan Perhatian ini, Anda sudah menanamkan imej positif pada orang tersebut. Sehingga kemudian hari Anda bisa mendapatkan bantuan dari orang ini dengan sangat mudah.

 

Selamat berpetualang.

News Categories

Latest Travel News & Blog

Join With Us!